Dikenal sebagai sushi terbaik yang pernah saya makan menurut Jjuyang, kami mengunjungi restoran sushi dekat Stasiun Sadang Chowabap!
Kami datang hari itu setelah pulang kerja untuk makan malam. Kami memesan sushi campuran (12 pcs), dan suhu nasi serta tekstur sashimi ikan hidup (menekankan kesegaran) yang tebal dan kenyal benar-benar... sangat lezat.
Tentang menunya, akan saya bahas lebih detail di bagian menu di bawah!

📍 Lokasi dan suasana
Keluar dari Pintu 10 Stasiun Sadang lalu berjalan sekitar 3 menit, Anda akan melihat Chowabap yang terletak di lantai 2 sebuah bangunan yang manis dan nyaman.

Naik tangga, pintu yang manis dan nyaman menyambut Anda. 🤗


Suasana toko
Interior toko juga terasa nyaman ala rumah. Meja terlihat sekitar 10 buah.



Pada malam hari kerja suasananya cukup sepi. Ada juga orang yang datang untuk minum setelah mendaki, dan ada pengunjung seperti kami yang datang setelah pulang kerja untuk makan.
Untuk rombongan, jika meja digabungkan (untuk kelompok), bisa muat sekitar 6–8 kursi.
🍣 Menu
Menu di Chowabap secara umum disusun seperti berikut.
[Susunan menu Chowabap]
Sushi
Sashimi
Donburi (nasi mangkuk)
Sushi campuran
Sushi campuran terdiri dari tuna, salmon, flatfish, udang, gurita, telur, total 12 potong. Suhu nasi dan tekstur tebal serta kenyal dari sashimi ikan hidup (menekankan kesegaran) berpadu sehingga sangat lezat.


Sashimi
Biasanya orang banyak memesan sushi, tapi sashimi juga disediakan dalam berbagai jenis.
Dan harganya ternyata cukup terjangkau?! Kali ini kami tidak mencobanya, tapi saya berpikir lain kali cocok untuk datang lagi dan menikmati sashimi sambil minum!

Lauk pendamping dasar
Pertama mereka memberikan rakkyo dan jahe acar, dan sebentar kemudian mereka juga memberikan udon panas yang disajikan dalam panci tanah liat!
Saya pikir cocok jika menyantap sushi dengan semangkuk udon, jadi saya cek menunya, tapi ternyata udon tidak dijual terpisah. Itu diberikan sebagai lauk pendamping dasar. 😲
Dan gratis / sebagai layanan, mereka memberi nigiri baek‑kimchi (?) sebanyak 2 potong sebagai pencuci mulut/penyegar rasa (untuk menyegarkan lidah), dan sushi itu juga sangat enak — manis-asam dan menyegarkan!



🅿️ Fasilitas
Parkir
Sepertinya tidak ada tempat parkir khusus. Anda perlu menggunakan Parkiran Umum Sadang1‑dong yang berada di arah Pintu Keluar 11 Stasiun Sadang!
Toilet
Toilet berada di dalam toko dan merupakan toilet terpisah pria/wanita!

Ruang merokok
Di dalam toko tidak ada ruang merokok khusus. Tempat ini memang terasa lebih sebagai rumah makan.
Menunggu (antrian)
Pada hari kerja (Kamis) sekitar jam 6 sore, tidak ada menunggu (antrian). Dari sekitar 10 meja di dalam toko, kira-kira 5 terisi termasuk kami.
Chowabap di Sadang yang disebut Jjuyang sebagai sushi terbaik yang pernah saya makan! Nasinya pas hangat dan tekstur sashimi ikan hidup yang tebal membuat sushinya sangat lezat. Nanti harus kembali lagi untuk menikmati sashimi sambil minum! 🙌



